Jumat, 21 Februari 2020

Apa itu vlan dan Fungsinya

Assalamualaikum Wr. Wb.

Kali ini saya akan berbagi tentang vlan. Apa itu vlan ? kegunaanya untuk apa? dan apa keuntungannya menggunakan vlan?

A. Pengertian
Vlan (Virtual Local Area Network) adalah sekelompok perangkat yang terdapat pada satu kabel lan yang memiliki beberapa network yang berbeda yang dihubungkan dalam satu kabel. Vlan juga dapat diartikan sebagai suatu model jaringan yang tidak terbatas pada lokasi fisik seperti lan. karena vlan bersifat virtual yang tidak dapat dilihat secara fisik. Vlan juga dapat diibaratkan sebagai kabel yang terdapat di dalam kabel lan.

B. Latar Belakang
Dalam era sekarang, Jaringan komputer mengalami perkembangna yang sangat pesat, perkembangan itu terdapat pada software, dan hardware, oleh karena itu brainware juga harus perkembang agar tidak tertinggal dengan perkembangan software maupun hardware. Seiring dengan semakin tingginya tingkat kebutuhan dan semakin banyaknya pengguna jaringan yangmenginginkan suatu bentuk jaringan yang dapat memberikan hasil maksimal baik dari segi efisiensi maupun peningkatan keamanan jaringan itu sendiri.
Berlandaskan pada keinginan-keinginan tersebut, maka upaya-upaya penyempurnaan
terus dilakukan oleh berbagai pihak. Dengan memanfaatkan berbagai tekhnik
khususnya teknik subnetting dan penggunaan hardware yang lebih baik
(antara lain switch) maka muncullah konsep Virtual Local Area Network (VLAN)
yang diharapkan dapat memberikan hasil yang lebih baik dibanding
Local area Network (LAN).

C. Maksud dan Tujuan
 Vlan memiliki banyak kegunaan salah satunya adalah untuk menghubungkan virtual machine dengan perangkat router agar bisa diremote oleh adminnya.

D. Pembahasan

Cara Kerja
VLAN diklasifikasikan berdasarkan metode (tipe) yang digunakan untuk mengklasifikasikannya, baik itu menggunakan port, MAC address, dsb. Semua informasi yang mengandung penandaan/pengalamatan suatu VLAN (tagging) disimpan pada suatu database, jika penandaannya berdasarkan port yang digunakan maka database harus mengindikasi port-port yang digunakan VLAN.
 Vlan Digunakan untuk meminimalisir  terjadinya konflik ip yang terlalu banyak,dan mencegah terjadinya tabrakan domain.

Kelebihan menggunakan Vlan
1. Keamanan yang tinggi
Administrator akan dapat memiliki kontrol ternhadap setiap port dan user dengan cara membuat VLAN dan menciptakan banyak kelompok broadcast, dengan demikian user tidak akan bisa lagi dengan leluasa untuk menghubungkan work station mereka ke sembarang port pada swich dan memperoleh akses ke sumber daya network.
 2. Biaya yang dibutuhkan sedikit
Kita dapat menghemat biaya karena vlan hanya menggunakan satu kabel lan yang kabelnya tersebut dapat menjadi media perantara jaringan yang berbeda subnet.
3. Peningkatan Kinerja Pekerja IT
Dengan VLAN pengelolaan jaringan lebih mudah, karena user-user dengan kebutuhan jaringan yang sama berbagi VLAN yang sama.

Kekurangan menggunakan Vlan
1. Ketika mengunakan broadcast semua end devices menerima data
2. Jika Jumlah host banyak maka jumlah DHCP akan berantakan

E. Kesimpulan
Jadi Vlan digunakan untuk membuat sambungan lan secara virtual yang haya menggunakan satu kabel dan bisa menghubungkan banyak subnet yang berbeda.

Sekian Pembahasan saya tentang Vlan, Jika ada yang kurang jelas silahkan bertanya di komentar.

Wassalamualaikum Wr. Wb.

Kamis, 13 Februari 2020

Pengertian DNS secara umum

Assalamualaikum Wr. Wb.

Kali ini saya akan memposting tentang pengertian DNS secara umum.

A. Pengertian

DNS adalah suatu protocol yang menerjemahkan ip kedalam teks agar dapat di akses oleh pengguna internet. DNS ini bekerja pada layer aplikasi

B. Latar Belakang

Untuk mempermudah pengguna internet dalam menentukan alamat yang ingin di akses. DNS ini menerjemahkan alamat ip ke dalam teks.

C. Maksud dan Tujuan

DNS digunakan untuk menerjemahkan alamat ip address ke dalam nama domain.

D. Pembahasan

DNS
Domain Name System (DNS) adalah sistem penataan terdesentralisasi hirarkis untuk komputer, layanan, atau sumber daya lain yang terhubung ke Internet atau jaringan pribadi. Ini mengaitkan berbagai informasi dengan nama domain yang ditugaskan ke masing-masing entitas yang berpartisipasi. Yang paling mencolok, ia menerjemahkan nama domain yang lebih mudah diingat ke alamat IP numerik yang diperlukan untuk menemukan dan mengidentifikasi layanan dan perangkat komputer dengan protokol jaringan yang mendasarinya. Dengan menyediakan layanan direktori terdistribusi di seluruh dunia, Domain Name System merupakan komponen penting dari fungsionalitas di Internet, yang telah digunakan sejak tahun 1985.

Domain Name System juga menentukan fungsionalitas teknis dari layanan database yang berada pada intinya. Ini mendefinisikan protokol DNS, spesifikasi terperinci dari struktur data dan pertukaran komunikasi data yang digunakan di DNS, sebagai bagian dari Internet Protocol Suite. Secara historis, layanan direktori lain yang mendahului DNS tidak terukur ke direktori besar atau global karena pada awalnya berbasis pada file teks, file host secara mencolok.

Fungsi Domain Name Service (DNS)
Analogi yang sering digunakan untuk menjelaskan Sistem Nama Domain adalah berfungsi sebagai buku telepon untuk Internet dengan menerjemahkan hostname komputer yang mudah digunakan ke dalam alamat IP. Misalnya, nama domain www.example.com diterjemahkan ke alamat 93.184.216.119 (IPv4) dan 2606: 2800: 220: 6d: 26bf: 1447: 1097: aa7 (IPv6). Tidak seperti buku telepon, DNS dapat diperbarui dengan cepat, sehingga lokasi layanan di jaringan berubah tanpa mempengaruhi pengguna akhir, yang terus menggunakan nama host yang sama. Pengguna memanfaatkan ini saat mereka menggunakan Entizen Resource Locators (URL) yang tidak berarti, dan alamat e-mail tanpa harus mengetahui bagaimana komputer benar-benar menemukan layanan tersebut.

Fungsi penting dan di mana-mana dari DNS adalah peran utamanya dalam layanan Internet terdistribusi seperti layanan awan dan jaringan pengiriman konten. Saat pengguna mengakses layanan Internet terdistribusi menggunakan URL, nama domain dari URL tersebut diterjemahkan ke alamat IP server yang bersifat proksimal ke pengguna. Fungsi utama DNS yang dieksploitasi di sini adalah bahwa pengguna yang berbeda dapat secara bersamaan menerima terjemahan yang berbeda untuk nama domain yang sama, titik kunci penyimpangan dari tampilan buku telepon tradisional DNS.

Cara Kerja DNS

cara kerja menerjemahkan nama komputer ke IP address (memetakan). Client DNS disebut dengan resolvers dan DNS server disebut dengan name servers. Resolvers atau client mengirimkan permintaan ke name server berupa queries. Name server akan memproses dengan cara mencek ke local database DNS, menghubungi name server lainnya atau akan mengirimkan message failure jika ternyata permintaan dari client tidak ditemukan. Proses tersebut disebut dengan Forward Lookup Query, yaitu permintaan dari client dengan cara memetakan nama komputer (host) ke IP address.

Selasa, 25 Desember 2018

Troubleshooting Jaringan dan Pemecahan Masalah Pada Lapisan LAN


Troubleshooting Jaringan dan Pemecahan Masalah Pada Lapisan LAN - Dalam pemeliharaan suatu Jaringan Komputer pasti akan menemukan suatu keadaan dimana Jaringan tidak berjalan sebagaimana semestinya. Nah, pada saat itulah seorang Admin jaringan harus segera menemukan inti masalah pada jaringan tersebut. Kegiatan ini yang dinamakan Troubleshooting Jaringan. 

Troubleshooting Jaringan dan Pemecahan Masalah Pada Lapisan LAN

Apa itu Troubleshooting Jaringan? Sebelum melakukannya kita harus paham hakikat Troubleshooting Jaringan. Selain itu kita juga harus tahu betul bagaimana keadaan jaringan yang dianggap sebagai keadaan normal sebelum terjadi perubahan yang tidak wajar. maka dari itu disini saya akan mengulas tentang hakikat Troubleshooting Jaringan serta Pemecahan Masalah Pada Lapisan LAN. Berikut adalah ulasannya.

Troubleshooting Jaringan

Troubleshooting adalah melakukan serangkaian langkah langkah untuk meminimalisir kesalahan dari satu per satu tahap hingga akhirnya menemukan pokok permasalahan yang harus diperbaiki. Jadi jika diaplikasikan pada jaringan, Troubleshooting Jaringan adalah melakukan serangkaian langkah langkah untuk menemukan permasalahan yang ada pada jaringan dimulai dari satu tahap ke tahap berikutnya hingga akhirnya kita mampu menemukan pokok masalah yang harus kita perbaiki agar jaringan tersebut bisa berjalan sebagaimana semestinya.

Jadi intinya Troubleshooting jaringan itu adalah melakukan kegiatan untuk menganalisa jaringan, menemukan masalah yang terjadi pada jaringan kemudian memperbaiki permasalahannya sehingga jaringan dalam keadaan normal kembali.

Pemecahan Masalah pada Lapisan Fisik LAN

1. Lapisan Fisik LAN

Lapisan Fisik pada Lapisan LAN ini sering kita sebut sebagai Lapisan OSI ( Layer OSI) yang mana terdiri dari 7 Layer. Lapisan Fisik adalah keseluruhan komponen yang membentuk jaringan itu sendiri. Berikut adalah urutan, fungsi serta contoh pada masing masing layer.
LAYER FUNGSI CONTOH
Application (7) Mendukung aplikasi untuk dapat berkomunikasi melalui jaringan SMTP
Presentation (6) Merubah data agar dapat dikenali oleh penerima JPG,GIF,HTTPS
Session (5) Membuat koneksi dan memutuskannya jika seluruh data telah dikirim NetBIOS,PPTP
Transport (4) Mengatur flow control, acknowledgment dan mengirim ulang data apabila diperlukan TCP, UDP
Network (3) Memberikan alamat jaringan pada paket Router, Layer-3 Switch
Data Link (2) Memberikan MAC Address pada paket Switch
Physical (1) Mengirim data melalui media transmisi jaringan Hub, NIC,Kabel

2. Pemecahan Masalah pada Lapisan Fisik LAN

Masalah pada Lapisan Fisik LAN sangat bermacam-macam,bisa pada saat pemasangan/perancangan/pembuatannya semua memiliki potensi membuat masalah pada lapisan fisik LAN. Maka dari itu perlu kita lakukan beberapa kegiatan kegiatan berikut untuk meminimalisir kesalahan pada lapisan fisik pada saat pembangunannya. 
A. Pendokumentasian Jaringan
Pada saat kita membangun sebuah jaringan maka kegiatan Pendokumentasian sangatlah penting kita lakukan karena ini akan memudahkan kita dalam melakukan Troubleshooting Jaringan apabila jaringan terdapat kesalahan. Kegiatan Pendokumentasian Jaringan diantaranya, sebagai berikut:
  • Pemberian identitas pada setiap kabel.
  • Kemudian membuat gambar seluruh kabel yang ada dan terhubung dalam jaringan.
  • Membuat daftar dari seluruh alat yang terhubung dalam port switch dan Hub.
B. Menggunakan Standar Pengkabelan
Hal ini dimaksudkan untuk mempermudah dalam perbaikan yang dilakukan oleh teknisi yang bukan memasangnya.
Masalah-masalah yang sering terjadi dalam lapisan LAN 
  • Kegagalan Kabel.
  • Kerusakan pada Kabel dan Konektor
  • Gangguan atau kerusakan pada alat penghubung Jaringan yaitu Switch dan Hub.
Sekian bahasan tentang Troubleshooting Jaringan serta Pemecahan Masalah pada LAN yang dapat saya sampaikan. Kurang lebihnya mohon maaf dan semoga bermanfaat.

Minggu, 23 Desember 2018

Pengertian, Tahap Pembentukan Tim Kerja Proyek

Pengertian, Tahap Pembentukan Tim Kerja - Pada kurikulum 2013 di pelajaran produktif TKJ banyak sekali dibentuknya klompok untuk kegiatan pembelajaran, tujuanya adalah berkerja sama untuk memecahkan suatu masalah pelajaran dengan berinteraksi dengan satu sama lain. Tentunya untuk melatih kerjasama antar kelompok, bersosialisasi satu sama lain, dan belajar untuk berorganisasi. Salah satu pembelajaran yang ada dikelas 12 diproduktif TKJ adalah kerja proyek.

Pengertian, Tahap Pembentukan Tim Kerja Proyek

Pada bab pertama kerja proyek adalah pembahasan mengenai pembentukan tim kerja.

Pengertian Tim Kerja Menurut Beberapa Tokoh Ahli

A. Stephen Timoti : Tim kerja adalah kelompok yang usaha individualnya menghasilkan kinerja lebih tinggi daripada jumlah masukan individualnya.
B. Allen : Tim kerja adalah seseorang yang sporty, sensitive dan senang bergaul, serta mampu mengenal aliran emosi yang terpendam di tim dengan sangat jelas
C. Daft : Sebuah unit yang terdiri dari 2 orang atau lebih yang berinteraksi dan mengkordinasi pekerjaan mereka untuk menyelesaikan sebuah tugas yang spesifik.
D. Katzenbach & Smith : Sekelompok kecil orang dengan ketrampilan yang saling melengkapi yang berkomitmen untuk maksud bersama.
E. Hunshaker : Kelompok dengan ketrampilan yang saling melengkapi dan berkomitmen untuk mencapai tujuan bersama secara efektif dan efisien.

Alasan Membentuk Tim Kerja

- Rasa aman
- Status dan harga diri
- Interaksi dan avilasi
- Pencapaian tujuan
- Kekuasaan

Tahap Pembentukan Tim Kerja

A. Forming (Pembentukan)
Fase awal dimana keadaan ketidakpastian akan tujuan struktur, dan kepemipinan kelompok harus dihadapi. Fase ini berakhir saat para anggota berfikir diri mereka adalah bagian dari suatu kelompok.
B. Storming (Merebut Hati)
Fase dengan adanya konflik intra kelompok, anggota menerima keberatan kelompok tapi menolak pengendaian kelopok oleh individu tertentu. Fase selesai jika didapatkan hirarki kepemimpinan yang jelas dalam kelompok.
C. Norming (Pengaturan Norma)
Fase ini menggambarkan adanya perkembangan hubungan dan kelompok menunjukan adanya kohesi (kepaduan). Fase akan berakhir dengan adanya struktur kelompok yang semakin solid dan terjadi perumusan yang benar dan diterima atas berbagai harapan serta perilaku kelompok.
D. Performing (Melaksanakan)
Fase yang memperlihatkan kelompok berjalan degan baik dan diterima oleh anggota. Jadi energi kelompok sudah bergerak dari tahap saling mengenal dan saling mengerti tugas yang ada.
E. Anjourning (Pengakhiran)
Fase terakhir yang ada pada kelompok dan bersifat temporer, yang didalamnya tidak lagi berkenaan dengan pelaksanaan tugas tetapi dengan berakhirnya serangkaian kegiatan.

Masalah Utama Dinamika Tim Kerja 

A. Kepemimpinan
Masalah kepemimpinan bersifat strategis karena dapat menentukan efektif tidaknya proses kelompok.
B. Pengambilan keputusan dan pemecahan masalah
Merupakan inti dari tugas atau misi kelompok, pengambilan keputusan didalam praktek kelompok biasanya lebih banyak mengalami kesulitan.
C. Komunikasi
Komunikasi adalah beberapa individu yang saling berinteraksi, sehingga komunikasi memegang peran sentral.
D. Konflik
Perbedaan kepentingan dan harapan didalam kelompok bisa jadi tidak dapat dihindari. Hal ini dpat berpotensi menyebabkan konflik ehingga sasaran yang ditetapkan gagal dicapai atau bahkan dapat memecahkan kelompok itu sendiri.

Kriteria Anggota Tim Kerja

A. Analisis pekerjaan 
Suatu proses untuk menentukan isi suatu pekerjaan, sehingga pekerjaan dapat dijelaskan kepada orang lain.
B. Rekrutmen, seleksi dan orientasi
C. Produktifitas
Mengandung arti sebagai perbandingan antara hasil yang dicapai (output) dengan seluruh sumber daya yang digunakan (input)
D. Pelatihan dan pengembangan 
E. Prestasi kerja
F. Kompensasi
G, Perencanaan karir

Nah itu tadi adalah pembahasan tentang Pembentukan tim kerja semoga bermanfaat

Sabtu, 22 Desember 2018

Pengertian, Fungsi, Hasil, dan Tahap Audit Server

Pengertian, Fungsi, Hasil Dan Tahap Audit Server - Seorang Admin Jaringan bertanggung jawab dalam mengetahui dan mengelola segala aktivitas yang terjadi  di dalam suatu jaringan. Kegiatan yang dilakukan admin tersebut disebut dengan Administrasi Jaringan. Administrasi jaringan meliputi segala kegiatan yang dilakukan oleh admin  jaringan untuk menjaga keadaan jaringan tetap dalam kondisi yang baik. Namun ada kalanya suatu saat pihak pihak yang berkepentingan akan menanyakan suatu bukti untuk mengetahui keadaan suatu jaringan apakah telah sesuai dengan yang telah ditetapkan. 

Pengertian, Fungsi, Hasil, dan Tahap Audit Server

Maka dari itu seorang admin jaringan pasti memerlukan suatu alat atau acuan untuk memberikan bukti yang autentik tentang jaringan yang dikelolanya. Nah, Audit Server merupakan cara penyelesaiannya. Lalu, apa itu  sebenarnya Audit Server? Disini saya akan memberikan sedikit ulasan tentang Audit Server. Berikut ulasannya.

Pengertian Audit Server

Audit adalah suatu proses yang dilakukan untuk memperoleh bukti secara objektif tentang persyaratan persyaratan mengenai kegiatan dan kejadian yang telah ditetapkan untuk menentukan tingkat kesesuaianya kemudian menyampaikan hasil hasilnya kepada pihak yang berkepentingan.

Jadi disini bisa kita simpulkan bahwa Audit Server adalah proses yang dilakukan terhadap suatu server jaringan dimana hal ini bertujuan untuk menentukan tingkat kesesuaian antara keadaan server jaringan tersebut dengan persyaratan persyaratan yang  telah ditetapkan sebelumnya kemudian hasilnya disampaikan kepada pihak yang berkepentingan.

Istilah Audit server sering digunakan untuk memberikan penjelasan tentang 2 jenis aktivitas yang berbeda, sebagai berikut:
  • Tentang proses pengkajian ulang.
  • Tentang evaluasi pengendalian internal di sebuah sistem pemrosesan data elektronik.

Fungsi Audit Server

Fungsi audit server dapat dibagi dalam beberapa tipe yang terdapat dalam paket GAS (Generalized Audit Software), diantaranya:
  • Memisahkan data dengan file.
  • Perhitungan dengan data.
  • Perbandingan dengan data.
  • Meringkas data.
  • Meneliti data.
  • Menyusun kembali data.
  • Mengumpulkan data statistik.
  • Mencetak konfirmasi tentang analisis, permintaan dan lain-lain.

Hasil Audit Sever

Hasil Audit Server Meliputi :
  • Dapat memonitor segala perubahan yang terjadi pada konfigurasi keamanan jaringan.
  • Dapat mengetahui siapa saja yang membuka file tertentu.
  • Dapat memonitor kegiatan dari sejumlah user yang terhubung dengan jaringan.
  • Dapat menyimpan aktivitas Login dan Logout user dalam jaringan berdasarkan waktu dan tanggal.
Pengertian, Fungsi, Hasil, dan Tahap Audit Server

Tahap Tahap Audit Server

Tahap tahap dalam Audit Server dapat dibagi menjadi 4 tahap sebagai berikut:
1. Tahap Perencanaan Audit
Tahap ini bertujuan agar seorang auditor dapat memperoleh informasi mengenai asal usul informasi atas data yang akan diaudit.

2. Tahap Survei Persiapan
Tahap ini membantu auditor untuk mengidentifikasi area permasalahan, area sensitif dan operasi yang rumit.

3. Tahap Audit Yang Terperinci
Meliputi:
  • Organisasi pengelola informasi
  • Kebijakan dan kerja SDM
  • Operasi komputer
  • Pertimbangan untuk pengembangan sistem
  • Pengoperasian sistem aplikasi

4. Pelaporan
Pembuatan laporan yang nantinya laporan tersebut akan dibagi bagikan kepada manajemen dan panitia audit perusahaan.

Cara Mengaudit Server

1. Pendekatan Bottom Up
Pendekatan ini maksudnya melakukan audit server dengan cara melakukan pendekatan dimulai dari identifikasi Layer OSI terendah (Physical Layer) ke tertinggi (Application Layer).

2. Pendekatan Top-Down
Pendekatan ini kebalikan dari pendekatan Bottom Up dimana identifikasi dimulai dari yang tertinggi (Application Layer) menuju yang terendah (Physical Layer).

Sekian penjelasan yang dapat saya paparkan tentang Pengertian, Fungsi, Hasil, dan Tahap Audit Server. Apabila ada kesalahan mohon dimaafkan.

Jumat, 21 Desember 2018

Macam Macam Komponen Prosesor (Processor)

Macam Macam Komponen Prosesor - Semakin berkembangnya era digital kita sering menemukan alat yang bernama komputer, tapi tau gak sih perbedaan komputer satu dengan yang lain? Yap betul banget beberapa perbedaan yaitu  merek dan spesifikasi. Salah satunya nih yang dicari adalah prosesor atau CPU. Apalagi para gemers atau editor, selain merek mereka juga mencari spesifikasi yang mumpuni. Alasanya tentu untuk mempermudah pekerjaan mereka, sebelum membeli mereka akan mereview terlebih dahulu spesifikasi computer yang akan dibeli, salah satunya processor tau gak sih apa itu CPU atau processor? Kesempatan kali ini kita bahas yuk apa sih itu prosesor

Macam Macam Komponen Prosesor (Processor)

CPU atau processor adalah komponen terpenting dari system computer untuk mengolah data berdasarkan instruksi-instruksi yang diberikan. Komponen kecil ini adalah inti dari computer atau bisa disebut sebagai otak computer dan komponen inilah seluruh perhitungan sistematis yang sangat sulit dilakukan maka dari itu kecepatan, kehandalan dan kompabilitas computer  ditentukan oleh processor. 

Prosesor dapat dibedakan dari beberapa jumlah data busnya. Misalnya ada prosesor 8 bit, berarti processor memiiki 8 data bus. Ada beberapa produsen processor contohnya AMD, intel, cyrix dan winchip IDT. 

#Fungsi processor
Menjalankan program-program yang disimpan dalam memori utama dengan cara mengambil dan menguji instruksi-instruksi tersebut dan mengeksekusinya satu-persatu sesuai alur perintah.

Macam Macam Komponen Procesor

CPU tersusun dari bebrapa komponen yaitu:

A. Arithmetic and logic unit (ALU)

Bertugas untuk membentuk fungsi pengolahan data aritmatika dan logika pada komputer. ALU atau sering disebut dengan mesin bahasa (machine language) karena mengerjakan intruksi bahasa mesin. ALU terdiri dari dua bagian yaitu unit arithmetika dan unit logika Boolean yang masing-masing memiliki spesifikasi tugas tersendiri.

B. Control unit (CU)

Bertugas untuk mengontrol operasi CPU dan secara keseluruhan mengontrol computer sehingga terjadi sinkronisasi kerja antar komponen dalam menjalankan fungsi operasinya serta mengabil intruksi dari memori utama dan menentukan jenis intruksi tersebut.
Tugas dari CU adalah sebagai berikut:

  • Mengatur dan mengendalikan alat output dan input
  • Mengabil instruksi dari memori utama
  • Mengambil data dari memori utama 
  • Mengirim instruksi ke ALUbia ada perhitungan arithmetika atau perbandingan logika serta mengawasi kerja
  • Menyimpan hasil proses ke memori utama 


C. Register

Media penyimpanan interna CPU yang digunakan saat proses pengoalahan data. Memori ini bersifat sementara yang digunakan untuk menyimpan data saat diolah atau untuk pengolahan selanjutnya.

D. CPU interconnection

Sistem koneksi dan bus yang menghubungkan komponen internal CPU yaitu ALU, unit control, dan register dengan bus-bus external CPU yang menghubungkan dengan sistem lainya seperti memori utama sebagai piranti masukan dan keluaran.

Macam Macam Komponen Prosesor (Processor)

Hal-hal yang dilakukan CPU adalah sebagai berikut:

  • Fetch instruction ( mengambil instruksi) yaitu CPU membaca instruksi memori
  • Interpret instruction (menerjemahkan instruksi) yaitu CPU menerjemahkan instruksi untuk menentukan langkah selanjutnya
  • Fetch data( mengambil data) yaitu eksekusi instruksi yang mungkin memerukan pembacaan data dari memori data atau modul I/O
  • Process data ( mengolah data ) yaitu eksekusi instruksi yang memerlukan operasi arithmetik 
  • Write data ( menulis data ) yaitu hasil eksekusi yang mungkin memerlukan penulisan data ke memori atau ke modul I/O

Jadi itulah pembahasan singkat mengenai Macam Macam Komponen CPU atau Procesor secara umum semoga dapat dipahami dengan mudah. Nah cukup sekian ya pembahasan kali ini semoga bermanfaat.

Kamis, 20 Desember 2018

Pengertian, Kemampuan,dan Keuntungan Samba Server

Pengertian, Kemampuan, Daemon, dan Keuntungan Samba Server - Sebutan server pasti sudah tak awam lagi kita dengar dalam dunia jaringan. Namun apa kita tahu sebenarnya apa itu server? Apa hanya sekedar komputer di tengah jaringan? Tentu tidak. Server adalah sebuah komputer yang memiliki spesifikasi yang lebih tinggi dibandingkan dengan komputer lainnya yang mana server ini bertugas sebagai pusat jaringan yang memberikan layanan untuk setiap client yang memintanya. 

Pengertian, Kemampuan,dan Keuntungan Samba Server

Lalu apa itu client? Client adalah setiap komputer yang ada dalam sebuah jaringan yang mana client ini terhubung dengan server untuk meminta layanan yang dibutuhkan. Nah itu sedikit penjelasan seputar Server dan Client. Lalu apa itu samba server? Nah kali ini saya akan mengulas sesuai pengetahuan saya tentang Samba Server.

Pengertian Samba Server

Samba adalah sebuah aplikasi Unix yang berjalan pada sistem Linux yang mana Samba ini mampu menerapkan protocol SMB (Server Message Block) pada platform Linux. 

Yang dimaksud protocol SMB( Server Message Block ) adalah protocol standar buatan Microsoft yang digunakan pada sistem Windows.

Jadi maskudnya disini Samba Server adalah sebuah aplikasi yang berjalan pada sistem Linux yang mana aplikasi ini mampu menjembatani kerja sistem Linux dan Windows secara bersamaan pada sebuah komputer.

Fungsi Samba Server


  1. Menghubungkan kerja mesin Unix atau Linux dengan sistem Dos atau Windows.
  2. Menempatkan mesin Linux sebagai Primary Domain Controller.
  3. Untuk berbagi sumber daya yang dimiliki komputer baik itu berupa file atau printer ke semua komputer yang terhubung dalam jaringan.
  4. Memberikan otentifikasi kepada setiap client yang login pada suatu domain dalam jaringan.


Kemampuan Samba Server


  1. Mengakses dan mengelola protocol Windows (SMB)
  2. Sangat kompatible saat berjalan dalam sistem Linux dan berjalan dengan baik pada sistem Windows.
  3. Mampu bertindak sebagai Master Browser.


Daemon Samba Server

Apa itu daemon? Daemon adalah aplikasi yang berjalan pada samba server. Dalam samba server terdapat 2 aplikasi utama yaitu:

#Smbd

Smbd merupakan daemon yang berfungsimemberikan layanan untuk berbagi file dan printer dalam suatu jaringan yang menggunakan protocol SMB. 

#Nmbd

Nmbd adalah daemon yan menggunakan service dari WNS ( Windows Internet Name Service dan memberi bantuan pada client untuk browsing di network neighbourhood.

Keuntungan Samba Server


  1. Samba server termasuk dalam aplikasi yang bersifat Opensource dengan Lisensi GNU/GPL (General Public Licence) sehingga kita dapat menggunakan aplikasi ini kapan saja , dimana saja dengan bebas tanpa berbayar.
  2. Mampu menjembatani dan mensinkronisasi kerja sistem operasi yang berbeda dalam sebuah komputer yaitu komputer dengan sistem operasi Linux dan Windows.
  3. Mengoptimalkan mesin Linux sebagai Primary Domain controller sehingga mesin Linux ini memiliki kemampuan seperti kemampuan yang dimiliki Windows NT.
  4. Memberikan layanan untuk dapat saling berbagi (sharing) berbagai sumber daya data baik dari CDROM,Disket,Harddisk,Flashdisk,dan lain lain.
  5. Dapat menangani pembagaian sumber daya perangkat keluaran seperti printer, plotter sehingga peralatan ini dapat digunakan secara bersama-sama dalam jaringan.
  6. Memberikan izin kepada komputer Windows untuk dapat mengakses driver yang dimiliki oleh komputer Linux.
  7. Memberikan hubungan antar komputer dengan teknik WINS Name Server Resolution.
  8. Membantu komputer windows untuk dapat mengakses data dari komputer Linux begitupun sebaliknya. 

Sekian penjelasan tentang Samba server. Semoga bermanfaat.

Rabu, 19 Desember 2018

Pengertian, Prinsip, dan Jenis Jenis Keamanan Jaringan

Pengertian, Prinsip, dan Jenis Jenis Keamanan Jaringan - Semakin banyaknya penggunakan dunia maya dan teknologi digital memudahkan kita untuk bertransaksi dan bertukar informasi. Sehingga banyaknya criminal di dunia maya atau bisa kita sebut sebagai cyber crime.

Pengertian, Prinsip, dan Jenis Jenis Keamanan Jaringan

Cyber Crime adalah sebuah aktifitas kejahatan di dunia maya menggunakan teknologi komputer atau jaringan komputer. Sehingga munculah berbagai kejahatan terkait dengan jaringan computer, salah satu yang kita kenal adalah  seorang hacker ataupun cracker. Pertama kita bahas dulu yuk apa sih perbedaan hacker dan cracker?

#Hacker
Hacker secara umun adalah seseorang yang memperlajari, menganalisis, memodifikasi, dan memasuki ke dalam computer dan jaringan computer secara paksa untuk kepentingan pribadi atau sebagai motivasi oleh tantangan. Hacker sendiri tidak bersifat destructive atau tidak merusak, hanya sekerdar masuk ke dalam jaringan computer untuk mengetahui tingkat keamanan yang digunakan.

#Cracker
Cracker adalah seseorang yang memasuki sebuah jaingan computer milik orang lain yang bersifat destructive biasanya cracker akan merusak system, membaypass password, dan mencuri data pengguna.
Baca Juga : Macam Macam Social Engineering, Ancaman Pada Jaringan Internet
Nah kali ini kita akan bahas tentang keamanan jaringan yang bisa kita lakukan untuk mencegah dan menghindari kejahatan di dunia maya.

A. Pengertian Keamanan jaringan 

Kemananan jaringan komputer adalah sebuah system yang sangat penting untuk menjaga validitas dan intregitas data serta menjamin ketersediaan layanan bagi penggunanya. System yang digunakan harus dilindungi dari segala bentuk serangan dan usaha penyusupan atau pemindaian oleh pihak yang tidak berhak yang dapat merugikan pengguna.

B. Prinsib dasar keamanan jaringan 

1. Kerahasiaan ( secrecy)
Berhubungan dengan hak akses untuk membaca data informasi dan suatu system computer dapat dikatakan aman jika suatu data informasi hanya dapat dibaca oleh pihak yang telah diberikan wewenang secara legal.
2. Integritas ( integrity)
Berhubungan dengan hak akses untuk mengubah data informasi dari suatu system computer yang dapat dikatakan aman jika data informasi hanya dapat diubah oleh pihak yang telah diberi hak.
3. Ketersediaan (availability)
Berhubungan dengan ketersediaan data atau informasu pada saat dibutuhkan oleh system computer yang dapat dikatakan aman jika dapat diakses dan dimanfaatkan oleh pihak yang berhak atau diberikan wwewenang secara legal.
4. Authentication
Berhubungan dengan metode untuk menyatakan bahwa informasi yang didapatkan benar-benar asli, orang yang mengakses dan memberikan informasu adalah benar orang yang dimaksud, serta server yang dihubungi adalah server yang asli.
5. Akses control
Aspek control merupakan fitur keamanan yang mengontrol bagaimana user berkomunikasi dengan system. Akses control akan melindungi system dari akses yang tidak berhak dan umumnya menentukan tingkat otoritas setelah procedure otentikasi berhasil dilengkapi.

C. Jenis-jenis system keamanan jaringan 

1. Kemanan fisik
Untuk melindungu hardware tetap dalam kondisi baik untuk melakukan operasi pada jaringan.
2. Kemanan jaringan
Menggunakan software atau perintah berupa firewall atau proxy untuk menfilter useryang akan menggunakan jaringan
3. Otoritas akses
Penggunakan password atau kata sandi untuk memastikan hanya user tertentu yang diperbolehkan untuk mengaksesjaringan
4. Proteksi virus
Dengan menginstal antivirus pada computer dan slalu update databasenya yang terbaru.
5. Penanganan bencana
Perencanaan bencana adalah perencanaan langkah-langkah yang diambil jika terjadi bencana yang mengakibatkan rusaknya system dan hilangnya data penting serta dimaksudkan agar lebih cepat teratasi.
Baca Juga : Pengertian Internet Lengkap Beserta Manfaatnya
Jadi dengan adanya keamanan jaringan kita dapat mencegah dan menghindari kejahatan yang ada didunia maya. Selain itu kita harus tetap menjaga kemanan seperti memberikan password, menginstal antivirus dan memback up data sehingga jika terjadi kerusakan data atau kehilangan data dapat dengan mudah dikembalikan kembali.

Sekian dan terimakasih, semoga bermanfaat…

Selasa, 18 Desember 2018

Pengertian, Kelebihan, Kekurangan Jaringan Nirkabel


Pengertian, Kelebihan, Kekurangan Jaringan NirkabelDi era digital seperti sekarang ini tidak sulit bagi kita menemukan alat alat digital untuk memudahkan kita menyelesaikan pekerjaan seperti komputer.Untuk menghubungkan lebih dari satu komputer agar dapat saling berkomunikasi dibutuhkan suatu hubungan yang disebut Jaringan komputer


Jaringan komputer adalah kumpulan dari beberapa komputer yang saling terhubung sehingga antara satu komputer dengan komputer lain dapat saling berkomunikasi. Jaringan komputer itu sendiri dapat dibagi menjadi 2 macam berdasarkan media transmisinya yaitu Jaringan kabel dan Jaringan Nirkabel. Jaringan Kabel (Wired) adalah jaringan yang mana media penghantar atau transmisinya berupa kabel. Sedangkan Jaringan Nirkabel adalah jaringan yang dimana setiap elemen dalam jaringan tidak lagi dihubungkan dengan kabel namun menggunakan gelombang elektromagnetik sebagai penggantinya.

Nah, kali ini kita akan membahas lebih detail tentang jaringan nirkabel. Berikut adalah ulasannya.
Baca Juga : Pengertian dan Spesifikasi Wifi Lengkap

Pengertian Jaringan Nirkabel

Jaringan Nirkabel (Nir= Tanpa, Kabel=Kabel) atau dalam bahasa inggris disebut sebagai Wireless Network adalah sebuah jaringan tanpa kabel yang mana dalam penghubung dan transmisi data melalui gelombang elektromagnetik.

Kelebihan Jaringan Nirkabel

  1. User(pengguna) mampu saling berbagi file, data, atau sumber daya lainnya yang terhubung dalam jaringan tanpa harus mencabut port dari satu komputer ke komputer lain.
  2. Mobilitas tinggi. Dimana pengguna dapat bergerak bebas dengan mengunakan alat komunikasinya karena jaringan nirkabel ini memiliki cakupan area yang lebih luas dibandingkan dengan jaringan berkabel.
  3. Mampu mencakup lebih banyak pengguna karena tidak dibatasi jumlah port untuk terhubung dengan jaringan.
  4. Dapat menjangkau area area yang mungkin tidak dapat dijangkau dengan kabel.

Kekurangan Jaringan Nirkabel

  1. Kecepatan transfer file atau data umumnya lebih lambat jika dibanding dengan jaringan berkabel.
  2. Koneksi nirkabel mudah terhalang oleh berbagai penghalang seperti dinding, pohon, dan lain lain.
  3. Faktor cuaca sangat mempengaruhi kekuatan sinyal jaringan nirkabel.
  4. Jaringan nirkabel biasanya lebih rentan terhadap berbagai serangan dari luar seperti hack dan sebagainya sehingga jaringan nirkabel ini dianggap kurang aman jika dibanding jaringan berkabel.


Contoh Perangkat Jaringan Nirkabel

  • Access Point
  • Wireless Adapter (Wireless LAN)
  • Antena Eksternal
  • Bluetooth


Tipe Tipe Jaringan Nirkabel


#1 WPAN(Wireless Personal Area Network)

Sebuah bentuk jaringan wireless yang mana jaringan ini hanya terbatas pada area yang sangat sempit dan umumnya hanya dapat mencakup 2 perangkat elektronik. Contoh HP 1 dengan HP 2 saling terhubung dan bertukar data atau informasi melalui media Bluetooth. Teknologi yang digunakan pada Jaringan WPAN yaitu:
  • Bluetooth
  • Infrared
  • Zigbee (IEEE 802.15.4)


#2 WLAN (Wireless Local Area Network)

Suatu bentuk komunikasi wireless yang mana jaringan ini mencakup area yang sempit seperti dalam ruangan maupun suatu gedung. Contoh WLAN yaitu WiFi (Wireless Fidelity).

#3 WMAN (Wireless Metropolitan Area Network)

Suatu bentuk jaringan wireless yang mana jaringan ini lebih luas cakupannya dibandingkan dengan jaringan wireless sebelumnya seperti WPAN maupun WLAN karena jaringan ini menghubungkan beberapa jaringan WLAN. Biasanya jaringan WMAN ini digunakan untuk menghubungkan beberapa kantor cabang yang tersebar di suatu kota. Contoh WMAN adalah WiMAX.

#4 WWAN (Wireless Wide Area Network)

Bentuk jaringan wireless yang memiliki area yang sangat luas karena cakupannya mencapai suatu negara atau bahkan suatu benua. Contoh dari WWAN adalah jaringan 2G, 3G,4G.

Sekian artikel yang dapat saya bagikan tentang Pengertian, Kelebihan, Kekurangan, dan Tipe-tipe Jaringan Nirkabel. Semoga bermanfaat.

Senin, 17 Desember 2018

Pengertian dan Spesifikasi Wifi Lengkap


Pengertian dan Spesifikasi Wifi Lengkap - Jaman sekarang dengan adanya teknologi yang terus menerus berkembang memudahkan kita untuk berkomunikasi dengan cepat dan mudah. Sehingga kita dapat bertukar informasi dengan lancar dan aman teknologi yang sering kita temui salah satunya adalah wifiDengan banyaknya tempat yang menyediakan fasiitas berupa wifi banyak sekali jasa layanan provider atau ISP yang berlomba-lomba untuk memberikan jasa dan fasilitas yang terbaik.

Pengertian dan Spesifikasi Wifi Lengkap

Nah kali ini kita akan bahas tentang apa itu wifi? Yang jelas sebuah wifi dapat menghubungkan kita agar terhubung internet dengan mudah bukan? Apalagi jika kecepatan wifi yang diberikan sangat tinggi ditambah lagi gratis atau tidak diberikan pengaman atau sandi. Sangat menyenangkan bukan seharian bermain internet menggunakan wifi? Nah berkut ini pembahasan mengenai wifi

Pengertian Wifi

Wi-Fi merupakan kepanjangan dari wireless fidelity adalah sekumpulan standar yang digunakan pada jaringan local nirkabel (WLAN) yang  memiliki standar IEEE(Institute of Electrical and Electronics Enginers) 802.11x dimana x adalah sub standar sebuah teknologi wireless atau nirkabel yang menyediakan akses internet dengan bandwidth besar. Teknologi ini sering digunakan untuk mengakses internet hal ini dikarenakan banyaknya computer dengan kartu nirkabel (wireless card) terhubung dengan internet menggunakan titik akses atau hostpot terdekat.
Baca Juga : Pengertian Internet Lengkap Beserta Manfaatnya

Spesifikasi Wi-Fi

#1 IEEE 802.11b

IEEE 802.11b adalah sebuah standar yang dikembangkan dari IEEE 802.11 yang bertujuan untuk meningkatkan kecepatan hingga 5,5 mb/s atau memiliki kecepatan 11 mb/s dengan menggunakan frekuensi 2,45 Ghz.

Metode transmisi yang digunakan pada standar IEEE 802.11b adalah DSSS (Direct Sequence Spread Spactrum) dan beroperasi pada 2400 MHz sampai dengan 2483,50 MHz dan mengizinkan operasi dalam chanel masing-masing 5 MHz

#2 IEEE 802.11a

IEEE 802.11a bekerja pada bandwidth 5,8 GHzdengan kecepatan maksimum sampai dengan 54Mb/s frekuensi  yang digunakan adalah 5 GHz. Metode transmisi yang digunakan pada standar IEEE 802.11a adalah OFDM (Orthogonal Frequency Division Multiplexing) yang digunakan untuk mengizinkan pentransmisian data secara parallel didalam sub frekuensi. Memiliki keunggulan resistansi terhadap interferensi dengan gelombang lain.

#3 IEEE 802.11g

IEEE 802.11g yaitu standar jaringan nirkabel yang bekerja pada frekuensi 2,45 GHz dan  memiliki kecepatan sampai dengan 54 Mb/s pada pita  frekuensi 24Ghz. Metode modulasi yang  digunakan pada standar IEEE 802.11 g adaah OFDM (Orthogonal Frequency Division Mutiplexing). Serta lebih resistan terhadap interferensi dari gelombang lainya.

Perangkat wireless

Acces point

Acces point adalah sebuah perangkat jaringan yang digunakan untuk mentrasmisikan  dan menerima sinyal serta memberikan titik akses jaringan kepada client. Berfungsiuntuk dapat berkomunikasi antara cient nirkabel dengan jaringan berkabel dan AP lain.

Konfigurasi AP

#1 Root mode

Root mode merupakan acces point yang berkomunikasi dengan jaringan wireless dan jaringan kabel serta acces point yang lain. Cara kerjanya adalah titik akses akan tersambung pada suatu backbone berkabel. Sehingga client nirkabel dapat berkomunikasi dengan client nirkabel lainnya yang berlokasi pada sel-sel yang berbeda melalui titik akses masing-masing sepanjang segmen berkabel.

#2 Repeater mode

Repeater mode adalah sebuah titik akses memiliki kemampuan untuk menyediakan up stream link wireless atau jaringan nirkabel dengan jaringan berkabel. Berfungsi untuk mengurangi jangkauan sejauh mana client dapat tersambung pada titik akses repeater

#3 Bridge mode

Bridge mode adalah acces point layaknya jembatan wireless. Jembatan ini digunakan untuk dua link atau lebih segmen jaringan berkabel dengan wireless secara bersamaan. Jadi client tidak terhubung dengan bride, namun bridge digunakan untuk menghubungkan dua atau lebih segmen berkabel dengan teknik nirkabel.

Sekian artikel yang dapat penulis bagikan tentang Pengertian dan Spesifikasi Wifi. Semoga bermanfaat.

Jumat, 07 Desember 2018

Macam Macam Perangkat Keras Jaringan Beserta Gambar dan Fungsinya


Macam Macam Perangkat Keras Jaringan – Perangkat keras jaringan merupakan alat yang digunakan untuk menghubungkan lebih dari dua komputer untuk saling berkomunikasi dalam seuatu jaringan. Dalam membuat jaringan kita membutuhkan beberapa perangkat yang menjalankan tugasnya masing masing. Kali ini penulis akan membahas macam macam perangkat keras jaringanbeserta fungsi atau tugasnya.

Macam Macam Perangkat Keras Jaringan Beserta Gambar dan Fungsinya

Saya tidak hanya menjelaskan pengertian dan fungsi dari macam macam perangkatnya namun saya juga akan melampirkan gambar dari setiap perangkat. Jadi sobat tidak perlu khawatir walaupun belum pernah melihat bentuk fisiknya secara langsung. Berikut adalah macam macam perangkat keras jaringan komputer dan fungsinya :

Macam Macam Perangkat Keras Jaringan

1 . Router

Macam Macam Perangkat Keras Jaringan
Router merupakan perangkat jaringan yang digunakan untuk menghubungkan host yang berbeda jaringan. Fungsi utama router adalah meneruskan paket data dari jaringan satu ke jaringan lainya. Contohnya kita mempunyai 2 jaringan. Jaringan A menggunakan IP : 192.168.2.1 sedangkan jaringan Bmenggunkan IP 10.10.10.1, kedua jaringan tersebut menggunakan kelas ip yang berbeda. Jadi tugas router disini menghubungkan jaringan A dengan Jaringan Bagar dapat berkomunikasi.

Macam Macam Router :

  • Router Hardware : sebuah hardware yang memiliki kemampuan membagi ip address, membagi jaringan internet, membuat hotspot, dan tugas routing lainya. Router ini sering kita lhat di sekolah, lembaga atau instansi lainya. Router ini biasanya diletakkan di dinding, biasanya di fungsikan sebagai acces point untuk menyebar koneksi internet sering disebut Hotspot Area.
  • Router Aplikasi : sebuat software yang dapat diinstall pada sistem operasi komputer, sehingga komputer tersebut dapat melakukan tugas tugas router. Contohnya aplikasi WinGate, WinProxy, SpyGate dll.
  • Router PC : Router jenis ini merupakan sebuah komputer yang telah dimodifikasi dan difungsikan sebagai router jaringan. Kalo sama sama menggunakan PC, Apa bedanya router PC dengan router aplikasi ? Perbedaanya router PC mengunakan OS khusus yang diinstal pada komputer sedangkan Router aplikasi menggunkan OS biasa seperti windows yang diinstall software yang memiliki fungsi router. OS yang sering digunakan pada komputer adalah RouterOSyang dikembangkan oleh Mikrotik.


2 . Switch

Macam Macam Perangkat Keras Jaringan
Switch merupakan perangkat keras jaringan yang berfungsi meneruskan paket data dalam satu segmen jaringan. Contohnya komputer A dengan IP 192.168.2.2/24 dan Komputer B dengan IP 192.168.2.3/24, nah tugas switch disini sebagai perantara antara komputer A dengan Komputer B karena menggunakan prefix yang sama /24.
Cara kerja switch hanya mengirimkan packet data ke alamat tujuan. Misalnya hendak mengirimkan packet data ke PC B, Maka PC lainya tidak menerima packet tersebut. Berbeda dengan Hub yang akan saya jelaskan dibawah.

3. HUB

Macam Macam Perangkat Keras Jaringan
Pada dasarnya Fungsi HUB sama dengan Switch yaitu meneruskan packet data dalam satu segmen jaringan. Perbedaan kedua perangkat tersebut terdapat pada cara kerjanya. Switch hanya mengirimkan packet ke alamat tujuan sedangkan HUB mengirimkan packet ke semua workstation yang tehubung pada port HUB. Misalnya komputer A hendak mengirim packet data ke komputer C. Jalurnya dari komputer A ke HUB lalu HUB mengirim paket data ke komputer B, C, D, E, dst. Namun karena packet data tersebut ditujukan kepada komputer C maka komputer selain C akan menolak packet data tersebut. Karena cara kerja ini, sering terjadi tabrakan data (Collision Data) pada HUB.

4 . Repeater

Macam Macam Perangkat Keras Jaringan
Repeater merupakan perangkat keras jaringan yang memilki fungsi utama untuk memperkuat sinyal dengan cara menerima sinyal dari kabel LAN lalu memancarkan kembali dengan kekuatan sinyal maksimal di kabel LAN yang lain. Dengan adanya repeater jarak antar kabel dapat diperjauh.

5 . Modem

Macam Macam Perangkat Keras Jaringan
Fungsi utama modem untuk komunikasi dua arah dengan cara mengubah sinyal analog menjadi sinyal digital dan sebaliknya. Atau sering disebut dengan Modulasi dan Demodulasi. Perangkat ini digunakan untuk menghubungkan komputer dengan jaringan internet yang telah disediakan oleh ISP.

6 . Bridge

Macam Macam Perangkat Keras Jaringan
Bridge merupakan perangkat keras jaringan yang dapat menghubungkan dua metode transmisi yang berbeda. Contohnya menghubungkan Ethernet Broadband dengan Ethernet Baseband. Selain itu bridge juga dapat mengubungkan jaringan yang menggunakan jenis kabel dan topologi yang berbeda. Bridge dapat mengetahui alamat IP di masing masing komputer yang tehubung denganya.

7 . NIC (Network Interface Card)

Macam Macam Perangkat Keras Jaringan
Perangkat ini merupakan hardware yang telah terintegrasi dengan komputer untuk berkomunikasi dengan komputer lain. NIC menggunakan port RJ-45 sebagai gerbang pertama komputer dalam berkomunikasi.

8 . Kabel

Macam Macam Perangkat Keras Jaringan
Kabel yang bisa digunakan dalam jaringan terbagi menjadi 3 jenis, antara lain :

A. Coaxial
kabel ini sering digunakan untuk menghubungkan anena televisi dan komunikasi jarak jauh dengan menggunkan konektor BNC(British Naval Connector). Kabel ini memilki 4 lapisan yaitu Copper Wire (inti kabel), Insulation (pembungkus inti kabel), Copper Mesh (lapisan alumunium yang melindungi kabel), Outside Insulation (lapisan luar yang melindungi kabel coaxial)
Kabel coaxial terbagi menjadi 2 jenis :
  1. Coaxial Baseband (kabel 50 ohm) : digunkan untuk mentransimisikan data dalam bentuk digital
  2. Coaxila Broadband (kabel 75 ohm) : digunakan untuk mentransmisikan data dalam bentuk analog.

B . Twisted Pair
Jenis kabel yang menggunakan konektor RJ-45. Di dalam kabel ini terdapat 8 kabel kecil yang berwarna dan telah dipilin / dilinting. Kabel ini terbagi menjadi 2 jenis antara lain :
  1. UTP (Unshielded Twisted Pair) : Jenis kabel UTP banyak digunakan dalam jaringan LAN berskala kecil. Kabel UTP terhubung ke perangkat melalui modulator 8 pin yang sering kita sebut dengan konektor RJ-45. Kabel ini banyak digunakan karena harganya yang murah dan mudah dipasang.
  2. STP (Shielded Twisted Pair) : Kabel STP hampir sama dengan kabel UTP, tetapi tembaga yang digunakan lebih besar dan dilapisi dengan alumunium foil untuk mencegah gangguan inteferensi dari luar. Jenis kabel STP sering digunakan untuk instalasi jaringan  Token-Ring IBM. Jika dibandingkan dengan kabel UTP, kabel ini lebih awet dan tentunya harganya lebih mahal.

C . FO (Fiber Optic)
Fiber Optic merupakan jenis kabel jaringan yang terbuat dari serat optik dan dapat mentransmisikan data dengan sangat cepat setara dengan kecepatan cahaya. Kabel ini dibagi menjadi 2 jenis, yaitu :
  1. Single Mode : Single mode merupakan jenis kabel FO yang menggunakan satu inti (core) serat fiber yang berukuran kecil. Sistem transmisi data hanya terdapat satu buah indeks cahaya tanpa terpantul sepanjang kabel tersebut terbentang.
  2. Multi Mode : Multi mode merupakan jenis kabel yang menggunakan beberapa inti (core). Transmisi data melalui serat optik dengan cahaya yang dipantulkan berkali kali sampai ke tujuan akhir. Ukuran kabel multi mode lebih besar dari kabel single mode.
Baca Juga : Perbedaan Single Mode Dengan Multimode Pada Kabel Fiber Optik

9 . Acces Point

Macam Macam Perangkat Keras Jaringan
Acces point merupakan perangkat keras jaringan yang digunakan untuk membangun jaringan WLAN (Wireless Local Area Network). Fungsi utama acces point adalah menghubungkan jaringan lokal yang menggunakan kabel dengan jaringan wireless. Acces point bekerja memancarkan sinyal melalui gelombang radio / gelombang elektromagnetik sehingga cakupan jaringan lokal akan semakin jauh dan mudah untuk dikembangkan.

10 . Wireless Card

Macam Macam Perangkat Keras Jaringan
Wireless card merupakan perangkat jaringan yang bisa diintegrasikan dengan komputer agar dapat berkomunikasi dengan komputer lain menggunakan gelombang radio tanpa menggunakan kabel. Saat ini rata –rata laptop sudah terpasang wireless card di dalamnya. Jadi kita sudah tidak perlu membelinya. Berbeda dengan komputer yang belum terpasang wireless cara sehingga kita harus membelinya secara terpisah.

Dengan adanya perangkat keras jaringan yang telah disebutkan maka komputer dapat saling berkomunikasi dengan komputer lainya. Sekian penjelasan tentang Macam Macam Perangkat Keras Jaringan beserta gambar dan fungsinya. Semoga informasi ini bermanfaat bagi pembaca.

Senin, 03 Desember 2018

Kelebihan dan Kekurangan Peer to Peer


Kelebihan dan Kekurangan Peer to Peer – Jenis jaringan komputer terbagi menjadi dua yaitu jaringan client server dan peer. Kedua jenis jaringan tersebut memiliki perbedaan masing- masing. Sobat bisa membaca artikel perbedaan jaringan client server dan peer di postingan saya sebelumnya. 

Kelebihan dan Kekurangan Peer to Peer

Kali ini saya hanya akan membahas tentang kelebihan dan kekurangan jaringan peer to peer.
Sebelum masuk ke topik utama saya akan menjelaskan sedikit pengertian jaringan peer to peer. Selengkapnya simak berikut ini ya.
Pengertian Jaringan peer to peer
Peer to peer adalah jenis jaringan komputer yang terdiri dari dua atau lebih komputer, dimana disetiap komputernya dapat saling berbagi data. Tidak hanya dapat berbagi data, jaringan peer to peer juga bisa berbagi sumber daya seperti printer, scanner, dll.

Pada jaringan ini masing masing komputer memiliki kedudukan yang sama. Setiap komputer bisa menjadi server jika hendak mengirim data dan bisa juga menjadi client jika hendak menerima data. Jaringan ini tidak menggunakan server khusus seperti halnya jaringan client server.
Baca Juga : Kelebihan dan Kekurangan Jaringan Client Server
Oke, sekarang sobat sudah paham apa itu jaringan peer to peer. Sekarang saatnya kita mengulas kelebihan dan kekurangan jaringan peer to peer.

Kelebihan jaringan peer to peer

  1. Tidak membutuhkan admin untuk perawatan jaringan
  2. Tidak membutuhkan software khusus
  3. Tidak membutuhkan sistem operasi khusus
  4. Instalasi mudah
  5. Fleksibel
  6. Efisien
  7. Setiap komputer memiliki kedudukan yang sama (bisa berperan sebagai client maupun server)
  8. Jika salah satu komputer rusak, tidak mempengaruhi komputer lainya

Kekurangan Jaringan Peer to Peer

  1. Tidak cocok digunakan dalam jaringan berskala besar
  2. Kurangnya keamanan karena ditentukan oleh masing masing user komputernya
  3. Backup data di masing masing komputer
  4. Troubleshooting sulit, karena seluruh komputer terlibat dalam satu jaringan
  5. Banyaknya file sharing akan mempengaruhi kinerja komputer.
  6. Tiap user harus dilatih agar bisa berperan sebagai admin dalam menjalankan tugas administrasi

Baca Juga : Pengertian dan Perbedaan Jaringan Client Server dan Peer to Peer Lengkap


Simpulan

Jadi jaringan peer to peer adalah kumpulan komputer yang membentuk jaringan untuk bertukar data dan sharing resource. Jaringan ini tidak memiliki server khusus karena setiap komputer dapat berperan sebagi client maupun server. Peer to peer cocok digunakan dalam jaringan yang berskala kecil.

Semoga artikel ini bemanfaat untuk sobat yang sedang mencari tahu mengenai kelebihan dan kekurangan peer to peer. Saya kira penjelasanya sudah cukup, saya sudahi dulu artikelnya. Jika kalian suka dengan artikel ini kalian dapat share ke teman teman kalian dengan menekan tombol share sosial media yang telah saya sediakan dibawah.

Minggu, 02 Desember 2018

Kelebihan dan Kekurangan Jaringan Client Server

Kelebihan dan Kekurangan jaringan Client Server – Dalam jaringan komputer peranan/hubungan tiap komputer dibagi menjadi dua jenis yaitu Jaringan Client server dan Jaringan peer to peer. Sesuai dengan judul, saya hanya akan mengulas kelebihan dan kekurangan jaringan Client Server.

Sebelum kita membahas keuntungan dan kerugian jaringan client server, saya akan menjelaskan sedikit pengertian jaringan client server. Di bawah ini anda bisa lihat topologi client server.


Client Server adalah sebuah jaringan yang terdiri dari dua atau lebih komputer yang berpusat pada satu komputer utama atau biasa disebut server. Dalam jaringan ini memiliki dua komponen utama yaitu server dan client.
Apa itu server ?
Server adalah komputer yang memberikan fasilitas atau melayani komputer lainnya di dalam jaringan. Server yang di implementasikan pada tipe jaringan client server sering disebut Dedicated Server karena berperan sepenuhnya dalam jaringan tersebut.
Apa itu Client  ?
Client adalah komputer yang dilayani atau menerima fasilitas yang telah diberikan oleh server. Cara kerja client adalah mengirim request permintaan kepada server lalu menunggu balesan dari server.

Oke sekarang sobat sudah tau kan pengertian jaringan Client Server, selanjutnya saya akan masuk ke topik utama (Kelebihan dan Kekurangan Jaringan Client Server)

Kelebihan dan Kekurangan Jaringan Client Server

Kelebihan Jaringan Client Server


  • Backup data terpusat pada server

Seluruh data yang yang dibutuhkan client, sudah tersimpan menjadi satu pada penyimpanan/database server. Jika client membutuhkan data tersebut maka client akan mengirimkan pesan request kepada server.

  • Kontrol Terpusat pada server

Selain data yang yang terpusat, server juga mengontrol seluruh client. Segala urusan client ditanggung oleh server contohnya keamanan komputer client telah di setting oleh server.

  • Skalabilitas

Server yang digunakan telah dipersiapkan untuk masa yang akan datang. Seperti spesifikasi komputer server yang dirancang untuk jangka panjang. Misal server bisa melayani seluruh client hanya dengan menggunakan prosesor core i3, tetapi kita menggunakan prosesor core i7 bertujuan untuk jaga-jaga apabila ada penambahan jumlah client.

  • Troubleshooting mudah

Server akan memonitoring keberlangsungan jaringanya. Sehingga jika ada kerusakan yang terjadi, server akan cepat mengetahui kerusakan tersebut.

  • Lalu lintas data berjalan dengan baik

Sama seperti nomer 4, karena adanya sistem monitoring sehingga cepat dalam mengatasi masalah maka lalu lintas data akan berjalan dengan baik.
Baca Juga : Pengertian dan Perbedaan Jaringan Client Server dan Peer to Peer Lengkap

Kekurangan Jaringan Client Server


  • Biaya mahal

Karena pada jaringan client server membutuhkan server khusus yang spesifikasinya lebih tinggi dari client. Maka kita harus membayar lebih untuk membeli hardware server.

  • Memerlukan pengawasan secara berkala

Seorang admin yang bertugas mengurus server harus memonitoring jaringanya secara berkala untuk memastikan jaringan berjalan dengan baik.

  • Memerlukan admin handal

Karena tugasnya memonitoring dan melakukan troubleshoot, tidak sembarang orang bisa melakukan tugas tersebut. Maka dalam pengimplementasian jaringan client server kita memerlukan admin yang profesional di bidangnya.

  • Memerlukan ruangan khusus

Server pada jaringan client server tidak boleh dimatikan, harus menyala 24jam. Tentunya kita membutuhkan ruangan khusus biasanya ruangan ber-AC agar server tidak kepanasan (overheat)

  • Harus menggunakan komputer yang spesifikasinya lebih tinggi dari client

Agar server dapat melayani permintaan client dengan cepat, maka komputer server harus berspesifikasi tinggi.
Baca Juga : Kelebihan dan Kekurangan Peer to Peer

Kesimpulan

Jadi, jaringan client server adalah jaringan komputer yang mempunyai dua komponen utama yaitu client dan server. Server memberikan fasilitas sedangkan client menerima fasilitas. Manfaat client server yaitu memfasilitasi, sharing data kepada client menjadi terjamin keamananya. Jaringan client server juga dapat meminimaliris resiko kehilangan data sebab datanya terpusat dan tersimpan rapi pada server.

Demikian artikel saya tentang pengertian jaringan client server, kelebihan dan kekurangan jaringan client server. Semoga bermanfaat.

Terima Kasih